Sabtu, 30 Juli 2011

Selayang Pandang Uzbekistan - Negeri Jalan Sutera - Oleh Majalah Anak Bobo Dan Unawe


Anak berbagai bangsa tinggal di berbagai benua
Kuning, hitam, putih, merah, cokelat warna kulitnya bagai mosaik warna-warni
Semua mahkota indah Planet Bumi..


Negeri yang Terkunci

Uzbekistan adalah sebuah negeri yang terkunci. Maksudnya, Uzbekistan adalah negeri kecil yang terletak di tengah-tengah benua Asia yang sangat luas. Uzbekistan dikelilingi negara-negara besar seperti Rusia, Cina, Iran, dan Turki. Orang harus melewati negara besar tersebut untuk mencapai Uzbekistan. Padahal, izin untuk berkunjung ke negara besar itu besar itu susah. Apalagi, negeri uzbekistan juga dikelilingi padang pasir dan pegunungan . Wah, orang jadi sulit berkunjung ke Uzbekistan.


Pedagang Jalan Sutera

Uzbekistan adalah negeri penting pada zaman dulu. Usia negeri Uzbekistan setua negeri yunani, Persia atau Babilonia. Kota yang paling tua di Uzbekistan adalah kota Bukhara dan Samarkand. Pada waktu itu Samarkand adalah tempat singgah pedagang. Pedagang dari Cina membawa sutera, porselin, dan rempah-rempah untuk dijuah ke Arab dan Eropa. Pedagang arab membawa emas, gading, dan karpet untuk dijual ke Cina. Perjalanan para pedagang sangat jauh dan berbahaya. Pedagang harus melewati padang pasir yang luas, pegungungan, dan kawanan perampok. Hmm, karena itu pedagang lega jika sampai di Samarkand. Di Samarkand pedagang dapat beristirahat. Uzbekistan mendapat julukan negeri jalan sutera selama ribuan tahun. Artinya, negeri yang dilalui pedagang sutera. Jalan sutera lenyap setelah pedagang Eropa memakai jalan laut untuk mendapat sutera dan rempah. Akibatnya, Uzbekistan jadi negara miskin.

Madrasah Termegah

Samarkand adalah kota yang sangat mewah pada 1400-an. Saat itu Samarkand jadi pusat ilmu pengetahuan dunia. Di kota Samarkand berdiri sekolah maupun madrasah paling indah di dunia. Gedung madrasah Samarkand sangat megah. Dihiasi keramik mengkilap bergambar bintang-bintang gemerlap. Orang-orang pintar mengajar di Samarkand. Misalnya, ahli hadist Imam Bukhari, ahli pengobatan Ibnu-Sina. ahli matematika Al Khawarizmi, dan penyair Umar Kayam. Kenapa Samarkand jadi pusat ilmu pengetahuan pada zaman itu? Hmm, itu karena pemimpin Samarkand adalah orang yang mencintai ilmu pengetahuan. Nama pemimpin itu Mirza Ulugh Bek.


Observatorium terbesar Dunia

Legenda Ulugh Bek memukau dunia sampai saat ini. Ulugh Bek membuat gedung pengamatan bintang terbesar di dunia. gedung itu berupa busur derajat setinggi 40 meter (setinggi gedung 10 lantai). Konon, ilmuwan-ilmuwan di Samarkand tidak pernah mengankat kepalanya dari buku. Para ilmuwan jarang keluar rumah. mereka sibuk belajar dan meneliti. Hasilnya, ulugh bek dan ilmuwannya mencatat lokasi 1022 bintang dengan sangat tepat. Pada zaman itu tabel bintang berguna untuk petunjuk arah bagi pedagang sutera. yaps, peta bintang dibutuhkan saat pedagang berjalan di padang pasir. Ssst, ketepatan tabel bintang Ulugh Bek tidak terkalahkan dengan tabel bintang modern. padahal, ulugh Bek mengamati bintang hanya dengan mata telanjang lo. tanpa teleskop dan komputer.

Kapas dan Roti Piring

Penduduk Uzbekistan banyak bertani kapas. penduduk juga masih naik keledai saat berpegian. Saat santai, orangt Uzbekistan suka duduk-duduk minum teh di kedai teh. penduduk menanam gandum untuk makanan sehari-hari. Dari gandunm dibuat roti besar, bulat seperti piring. Roti piring ini disebut tandyr.

Tradisi Larangan

Uzbekistan terdiri dari berbagai suku bangsa. Bahasa yang dipakai di Uzbekistan bermacam-macam. Namun, bahasa nasional di Uzbekistan adalah bahasa Rusia. Yaps, Uzbekistan sempat menjadi bagian negara Rusia (CIS/USSR) sebelum merdeka pada tahun 1991. Sampai sekarang, tradisi kuno masih berlangsung di Uzbekistan. Misalnya, orang Uzbekistan melepas sepatu jika masuk rumah. Orang Uzbekistan percaya orang harus melihat matahari terbit agar beruntung. Orang Uzbekistan tidak menaruh roti di lantai agar tidak sial. Orang Uzbekistan juga percaya jika telinga seseorang merah berarti orang itu sedang dibicarakan orang lain.


-Sumber : Majalah Anak Bobo dan UNAWE (Universe Awareness) Dan Coretan Raikavia.
                        

Tidak ada komentar:

Posting Komentar